Seminar Nasional dan Festival Pesisir ATL Sumbar 2016

Tradisi lisan merupakan bagian dari budaya tak benda (intangiable culture) yang menurut UNESCO adalah keseluruhan kreasi berdasar tradisi dari sebuah komunitas kutural. Produk budaya tersebut juga merupakan cerminan harapan-harapan dari suatu komunitas sehingga mencerminkan identitas social budaya mereka. Di dalamnya termasuk bahasa, sastra, music, tari, permainan dan olah raga, tradisi kuliner, ritual dan mitologi (kepercayaan), pengetahuan dan praktek-praktek sehubungan dengan jagad raya, serta teknik tradisional dalam pembuatan kerajinan tangan.
Hal ini sejalan dengan program UNESCO yang memandang bahwa upaya untuk mengenali, mendokumentasikan, melindungi, mempromosikan, dan merevitalisasi peninggalan-peninggalan budaya ini perlu dilakukan. Dasar pemikirannya adalah bahwa produk budaya tak benda atau lisan ini sangat rentan terhadap kekuatan globalisasi, transformasi social, dan intoleransi. Padahal hasil budaya tersebut merupakan ekspresi kreativitas budaya dari suatu kelompok masyarakat yang juga menjadi pendorong kekuatan budaya dari kelompoknya.
Oleh karena itu, seminar yang akan membahas dan menggali berbagai tradisi lisan dari berbagai kelompok masyarakat ini perlu dilakukan. Di samping seminar, pada kegiatan ini juga akan diadakan festival yang bertajuak “Festival Pesisir”. Melalui festival ini akan ditampilkan berbagai seni pertunjukan yang pelakunya adalah pelaku seni tradisi.
Tujuan Kegiatan
  1. Membahas dan mendiskusikan berbagai sudut pandang terkait tradisi lisan yang salah satu di antaranya adalah festival pesisir.
  2. Merumuskan berbagai temuan dan rekomendasi untuk didata dan dikembangkan dalam dunia ilmiah maupun politis.
  3. Memperkenalkan dan mengangkat berbagai seni tradisi terkait dengan seminar dan festival pesisir.

Tema dan Acara

Seminar Nasional dan Festival Pesisir Tema “ Tradisi yang terlupakan” ini dibahas dalam sub-tema berikut:
a. Tradisi lisan dalam kebudayaan pesisir
b. Bahasa dan sastra dalam wacana budaya tak benda (intangiable culture)
c. Sejarah dan budaya lisan sebagai bagian peradaban masyarakat

Waktu dan Tempat

Kegiatan seminar akan dilaksanakan di Fakultas Ilmu Budaya UNAND tanggal 9 Desember 2016 dan Festival akan dilaksanakan pada 10 Desember 2016 di Universitas Andalas Padang.

Pemakalah

Pemakalah utama terdiri atas para pakar berbagai bidang yang berasal dari Sumatera Barat maupun dari luar pulau sumatera. Selain pemakalah utama, semua peminat tradisi lisan dapat mengajukan makalah yang juga akan dipresentasikan sebanyak 50 pemakalah. Makalah yang disajikan dalam sidang akan diterbitkan dalam prosiding yang dibagikan satu bulan setelah kegiatan dengan catatan bahwa makalah yang akan dimasukkan ke dalam prosiding adalah makalah yang memang telah dipresentasikan saat kegiatan berlangsung. Abstrak pemakalah dalam bahasa Inggris atau Indonesia diharapkan diterima panitia paling lambat tanggal 30 September 2016 melalui email seminarnasionaldanfestival@gmail.com  Cc: zulfaeva75@gmail.com
Kontribusi
Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan memberi kontribusi sebagai berikut:
Peserta                                     : Rp 50.000
Pemakalah                               : Rp 300.000
Prosiding                                 : Rp 200.000

Mari berpartisipasi untuk melestarikan tradisi lisan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s