Kursi Batu, Batu Sandaran dan Balai Adat

Prof. Dr. Herwandi. M.Hum

Batu sandaran adalah produk tradisi prasejarah (tradisi mengalitikum), terbuat dari menhir-menhir yang ditata membentuk kursi batu. Sejumlah nagari tua di Minangkabau dujumpai sejumlah batu sandaran yang disusun rapi sedemikian rupa membentuk Leter U, L dan lainnya, biasanya disebut dengan medan nan bapaneh dan dibeberapa tempat disebut juga batu sandaran , balai dalam makna Minangkabau sebagai tempat bermusyaawarah, berfungsi sebagai lembaga demokrasi di setiap nagari. Apakah ada hubungan antara balai batu sandaran, medan nan bapaneh dengan balai adat sebagai lembaga musyawarah penghulu di Minangkabau.Tinjauan etnoarkeologi masyarakat Minangkabau telah mengambalkan demokorasi sejak dahulunya.

Download kursi baru, Batu Sandaran dan Balai Adat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s