KONGSI HENG BENG (HBT di Kawasan Pondok, Padang)

Adeng Hudaya

 

BAB I

PENDAHULUAN

Kebudayaan hanya terbatas dalam ciptaan manusia. Adapun sesuatu yang dapat menimbulkan segetaran kalbu, tetapi bukan dari ciptaan manusia, maka ia bukan masuk golongan budaya. Gunung yang membiru, lembah yang menghijau, sungai yang berbelit berliku-liku, walaupun bagaimana indah dan nikmatnya,namun semuanya itu bukanlah disebut kebudayaan, karena ia bukan ciptaan manusia, tetapi ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetapi selayang sapuan pensil menhias kanvas, atau segores pahatan di ujung batu, mungkin ia disebut sebagai kesenian atau segumpal kebudayaan,karena ia diciptakan oleh tangan manusia.

Membahas warisan budaya(cultural heritage) peryantaan ini bukan retorika belaka, namun kenyataan objektif telah memperlihatkan bahwa wilayah dengan luas daratan belasan ribu kilo meter di penuhi oleh peninggalan budaya masa lampau. Semua masa yang terbagi terbagi dalam pembabakan sejarah –prasejarah, klasik, islam, kolonial, tionghoa, revolusi ada bukti tinggalannya. HBT (himpunan bersatu teguh) merupakan komunitas warga tioghoa yang ada di Indonesia  yang di bagi atas dua macam bagian yakni, HBT rumah duka dan HBT pernikahan. HBT rumah duka merupakan suatu tempat upacara kematian masyarakat tionghoa,yang tersebar di seluruh Indonesia seperti,Jakarta,tangerang,pekan baru dan tentunya padang.

HBT rumah duka padang sendiri terletak di perkampungan cina,kecamatan padang selatan,kota padang yang terletak di kawasan dataran rendah,pariwisata sebagai bentuk pemamfaatan sumberdaya arkeologi merupakan hal yang cukup menarik dan realistis untuk di tawarkan.sebagai sistem industri,pariwisata dapat dinilai memberikan peluang kepada banyak orang untuk berpartisipasi.selain itu pariwisata concern terhadap pelestarian objak merupakan komponen utamanya.

BAB II

PEMBAHASAN

            Diperkirakan,ada 12 ribu masyarakat cina tinggal di padang.beratus marga atau suku yang mendiami.kini,mereka membaur dengan masyarakat lokal,baik dari segi budaya maupun agama.tapi hanya delapan suku yang punya rumah pertemuan.kedelapannya adalah suku gho,lie-kwee,tan,ong,tjoa-kwa,lim hwang dank ho.maka di buatlah komunitas bersatu teguh untuk mempererat hubungan warga tionghoa di padang,apa pun agamanya.di HBT juga ada yang muslim.semuanya bersatu itulah yang membuat yongki salah seorang pelatih barongsai berkarya melatih generasi muda melestarikan salah satu budaya mereka,barongsai upaya itu berbuah penghargaan kelas dunia.seperti di cina,makau,Malaysia,hongkong,singapura dan terakhir Thailand.bisa di bayangkan betapa krusialnya kehadiran himpunan bersatu teguh bagi warga-warga cina yang ada di sumatera barat dan khususnya padang.

Bangunan HBT ini sendiri berasal dari sebuah bangunan lama,yang dahulunya di pergunakan sebagai tempat berkumpul masyarakat tionghoa dengan KONGSI HENG BENG TONG yang mulai di pergunakan sejak tahun 1876.di karenakan perubahan politik dan peraturan pemerintah pada tahun 1965,kegiatan berkumpul masyarakat tionghoa berganti nama menjadi himpunan bersatu teguh.mengingat pertumbuhan anggota yang meningkat,serta kebutuhan tempat yang lebih baik,maka pada tahun 1996 dalam,dalam masa jabatan TOANKO LIAN TJIN TEK,gedung himpunan bersatu teguh di pindahkan ke tempat yang baru,yang terletak di jalan klenteng No.309 dan gedung lama di tinggalkan,serta di pergunakan lagi pada tahun 2002 atas inisiatif TOAKO TAN HOCK TJIONG,dilakukan perbaikan dan renovasi atas gedung lama.

Kantor himpunan bersatu teguh yang di tinggalkan dan tidak di pergunakan lagi,selajutnya di tetapkan sebagai rumah duka bersatu teguh.pada tanggal 30 september 2009 terjadi gempa bumi berkekutan 7,9 scala richter yang meruntuhkan bagian depan rumah duka,tahun 2010 atas inisiatif TOAKO SHO YONG TJUAN  rumah duka di perluas dan di bangun kembali dengan membeli dua buah lama dan di resmikan pemakaian rumah duka tanggal 27 januari 2011 oleh wali kota padang.

 

            Di HBT sendiri yang merupakan rumah duka warga tionghoa,bangunan HBT terdiri dari satu buah bangunan besar dua lantai yang di pergunakan untuk upacara kematian.rumah sendiri terbagi atas beberapa ruangan penting seperti berikut ini:

1.Ruangan utama

                        yaitu ruangan upacara kematian sebelum mayat di kubur atau di bakar dan juga sebagai ruang tunggu bagi keluarga yang melayat baik keluarga dakat maupun sesama warga tionghoa lainnya yang menyempatkan diri untuk hadir seperti rekan kerja dan lain-lain.di ruangan utama ini sendiri terdiri dari empat tempat upacara kematian dan tempat duduk untuk keluarga.

2.Ruangan sekretariat

            Merupakan tempat penyimpanan barang-barang atau alat yang di pergunakan untuk upacara kematian dan pastinya juga ruangan sekretariat.

3.Ruangan tempat pemandian mayat

            Ruangan yang terletak di bagian belakang ini terkesan sangat elit seperti ruangan ICU di rumah sakit umum,di dalamnya dilengkapi dengan tempat penyimpanan mayat,yang di pergunakan untuk mendinginkan mayat agar tidak busuk.untuk menunggu keluarganya yang datangnya keluarga jauh seperti dari Jakarta,tangerang,pekan baru dan lain-lain.

 

4.Ruangan peti mayat

            Ruangan peti mayat bisa di katakan terbuka sebab tidak ada pintu dan pembatas dengan jalan utama untuk menuju ruang tamu.ruangan peti mayat sendiri terdiri dari dua sisi tempat letak peti  yang masing-masing sisi terdiri atas dua tingkat. setiap peti yang ada di ruangan tersebut diberi nama – nama bunga seperti anggrek, mawar dan lain sebagainya, untuk membedakan satu sama lainnya.

 

5.Ruangan khusus

            Ruangan khusus yaitu yang berada di atas,merupakan raungan tempat menginap para pengurus teras dari himpunan bersatu teguh.ruangan ini sulit diekspos dan di publikasikan karena ruang gerak di batasi di dalam memperoleh informasi kesannya lebih pribadi.

            Walau pun rumah duka bersatu teguh merupakan rumah duka bagi warga tionghoa,namun tidak tertutup pula juga di pergunakan bagi warga ras kuning lainnya seperti jepang dan korea.pernah terjadi beberapa kasus,yang diantaranya kisah seorang wanita jepang yang di bunuh di payakumbuh,kemudian atas inisiatif dari keluarga baik yang ada di Indonesia maupun yang berada di jepang,meminda mayat untuk di open di HBT dan abunya di kirim ke jepang.jadi bisa di analogikan,HBT yang pada dasarnya merupakan milik warga tionghoa tapi tidak tertutup kemungkinan warga ras kuning lainnya untuk menumpang melaksanakan upacara kematian.[1]

            Jadi bisa di interpretasikan di mana pun warga ras kuning berada mereka tidak mengesampingkan kebudayaan dan latar belakang mereka yang tidak terlalu jawua berbeda baik itu cina,korea,jepang dan ras kuning pada umamnya,kalau bicara rasa persaudaraan mereka sepertinya mengesampingkan ego Negara mereka dan latar belakang mereka sendiri,sebagai mana kita ketahui jepang pernah menginvansi beberapa Negara ras kuning lainnya seperti cina dan korea

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari uraian tadi, dapatlah ditarik kesimpulan bahwa di manapun warga tionghoa selalu memegang teguh kebudayaan mereka tanpa melupakan akar mereka sendiri dan di manapun mereka berada juga memberikan pengaruh budaya mereka terhadap budaya lokal yang di kenal dengan istilah akulturasi.Salah satu pengaruh yang kuat terlihat pada bidang seni. Dan tak luput pula bidang seni budaya cina telah mencapai daerah Nusantara khusunya di Indonesia. Kemudian hasil peninggalan seni budaya cina di Indonesia tersebut bisa kita rasakan dan kita lihat hingga saat sekarang. Selanjutnya dilakukan penelitian terhadap peninggalan tersebut dengan sebuah pendekatn Arkeo-Epigrafi cina untuk mengetahui keadaan masayarakat di masa lampau.

B. Kritik Dan Saran

Di dalam penulisan makalah ini, penulis merasa masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan. Untuk itu kami mohon kritik dan saran dari Dosen Pembimbing agar penulisan makalah kami yang selanjutnya bisa menjadi lebih baik.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s