SURVEI Dugaan Prasasti Di bukit Gado-Gado, Kota Padang, Sumatera Barat

 

Doc. Renko Rizki

Diduga Prasasti “Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981

Doc. Aulia Rahman

Diduga Prasasti
“Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981”

Diduga Prasasti   "Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981"

Diduga Prasasti
“Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981”

Diduga Prasasti  "Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981"

Diduga Prasasti
“Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981”

 

Diduga Prasasti  "Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981"

Diduga Prasasti
“Rusli Amran. Plakat Panjang. 1981”

 

KOMPONEN DATA PEMUTAKHIRAN DATA
DATA BARU
Nama Situs Belum diketahui (sementara “Prasasti Bukik Gado-Gado, Kota Padang”)
Alamat BUKIT GADO–GADO satu rangkaian DENGAN GUNUNG PADANG
Nagari/kelurahan Pantai Air Manis, Mato Aia
Kecamatan Padang Selatan
Kabupaten/Kota Padang
Orbitrasi Situs (km) Belum diketahui
Keletakan Geografis Perbukitan yang terletak dekat pantai air manis
Aksesibilitas Situs Mudah, karena terletak di pinggir jalan masuk ke pantai air manis. Bisa dengan kendaraan roda dua, roda empat, kira – kira 100 meter dari tower pemancar stasuin TV yaitu milik Indosiar.
Letak Astronomis Belum diketahui
Deskripsi Historis Prasasti ini belum bisa dipastikan peninggalan siapa dan apa tulisan yang tertera di prasasti ini. Penemuan prasasti ini didapat dari informasi memori kolektif masyarakat, batu ini dikenal dengan batu batulis. Selain itu, batu ini untuk sementara, merupakan temuan tunggal dan belum ada artefak pendukung untuk membuat deskripsi historis.

pada buku (Rusli Amran, terbitan 1981, berjudul “Plakat Panjang”) pernah juga disebutkan tentang keberadaan Prasati ini

Deskripsi Arkeologis Secara dimensi, bagian ujung (puncak) batu tidak rata.

Kondisi prasasti ini telah mengalami vandalisme, sehingga sangat sulit untuk di identifikasi tulisannya.

Prasasti Terletak di Bukit gado – gado, bukit ini terletak bagian selatan-barat kota Padang. Bukit ini merupkan rangkaian dari gunung padang, yang pada masa pendudukan VOC dan Hindia-Belanda dikenal sebagai bukit Monyet (Apenberg).

Saat sekarang Bukit ini, sering di pergunakan oleh warga sekitar untuk sekedar olahraga di hari minggu atau hiking oleh Sispala yang ada di kota Padang, terutama oleh siswa di SMA 6 Padang.

Sepanjang jalan setapak dari gunung padang dampai di bukit gado–gado banyak ditemukan batu–batuan. Bebatuan ini sebelumnya tidak menjadi perhatian oleh warga sekitar, sehingga mereka tidak mengetahui secara detail akan keberadaan batu yang bertuliskan ini, karena umumnya aktivitas hanya untuk melepas penat atau sekedar menikmati pemandangan kota Padang atau dan Selat Mentawai .

Diketahuinya keberadaan Prasati ini, berdasarkan hasil laporan dari seorang warga kepada kami, untuk memverifikasi informasi tersebut kami satu tim berjumlah 6 (enam) orang berangkat untuk melihat batu tersebut.

Jalan menuju ke lokasi berupa tanjakan lebih Kurang 40 derajat, jalan terbuat dari cor-coran semen, dimana permukaannya telah banyak ditumbuhi oleh lumut, dengan menggunakan motor diperlukan kehati-hatian karena licin. Untuk mencapai puncak Bukit Gado-Gado atau lokasi Tim perlu mendorong motor lebih kurang 700 M.

Sebelumnya Lahan pada kawasan Bukit Gado–Gado adalah milik warga karena ada rencana pendirian anthena pemancar PT. TV Indosiar, maka pihak tersebut melakukan pembelian terhadap lahan warga,

Kawasan ini secara keseluruhan adalah milik dari indosiar sehingga untuk penelitian di masa mendatang  akan memerlukan izin.

Posisi Prasasti terletak sekitar 100 meter ke arah selatan dari pemancar, dengan menelusi jalan setapak kami Mensurvey batu yang dimaksud, lebih kurang 2 jam menyisir lokasi kami tidak dapat menemukannya. Setelah itu kami mengambil inisiatif untuk bertanya dimana lokasi persis batu yang bertuliskan kepada penjaga pemancar, yang kebetulan adalah masyarakat setempat. Dengan bantuan penjaga tersebut, Tim dapat menemukan batu Prasasti yang telah ditutupi semak-semak, berada di dekat sebuah pohon besar. Dilihat sepintas pada Batu Prasasti terlihat motif ukiran, setelah dibersihkan dari lumut dan kotoran terlihat motif tersebut berbentu aksara.

Akan tetapi kondisi Aksara itu sulit untuk dibaca. Dalam dunia arkeologis ada beberapa faktor kondisi tersebut dapat terjadi 1. telah mengalami vandalisme. Vandalisme adalah perlakuan manusia yang mengakibatkan dampak negatif,  pelaku vandalisme tidak mau bertanggungjawab atas dampak negatif yang dilakukannya. 2. Pelapukan oleh alam.

Untuk ukuran dan luas dari batu belum dihitung secara detail karena keterbatasan alat sehingga salah satu cara adalah dengan mendumentasikannya. Diperkirakan batu ini memiliki panjang sekitar 1.5 meter dan lebar 1 Meter, batu Prasasti tersebut tertancap ke dalam tanah, tinggi dari permukaan tanah lebih kurang sekitar 50-70 cm.

Dengan mengunakan teknis sederhana kami mencoba untuk menerka–nerka susunan aksara dan jenisnya, yang tertulis pada permukaan batu, sehingga diketahui memiliki pola tulisan dan jenis aksara. terdapat 2 (dua) aksara, Simbol dan Angka pada batu prasasti, Aksara terdiri dari Aksara Palawa., dan Aksara Modern, dan angka modern.

Gambaran aksara pertama yang ada seperti aksara palawa yang terdiri dari beberapa baris, dengan kharakter banyak tautan-tautan berlekuk pada bagian atas aksara akan tetapi ini belum dapat dipastikan bahasa yang terkandung di dalamnya adalah bahasa sankserta, terdapat pada bagian puncak batu. Kemudian ada simbol pentagram (lambang segi 6), huruf dominan w dan v pada masing-masing sisi dengan penempatan secara acak.

Pemilik lahan PT. Indosiar
Pengelolaan

Tidak terawat

 

Iklan

2 comments on “SURVEI Dugaan Prasasti Di bukit Gado-Gado, Kota Padang, Sumatera Barat

  1. Ping-balik: Laporan Kunjungan Ke BPCB Batusangkar tanggal 27 Mei 2013 | Rangkiang Budaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s